Kemuliaan Al Qur’an…

للَّهُمَّ زَينِّاَّ بِزِيْنَةِ الْقُرْأَنوَاَكْرِمْنَا يَا اَلله بِكَرَاَمةِ اْلقُرْأَن

Hiasilah diri kamiDengan keindahan Al-Quran

Muliakanlah, Ya Allah, kami semua

Dengan kemuliaannya

Kurniakanlah Keberkatan kalamMu Ya Allah

Agar menjadi pegangan kami

Di dunia ini

Dan menerangi kami

Dari kegelapan pusara nan sepi

Juga pembela kami

Kelak nanti di negeri abadi

Berikanlah kami

Kefahaman membacanya

Dan berikanlah kami

Kekuatan mengamalkannya

Perkenankanlah doa kami Ya Allah

استجب دعائنا يا الله يا الله

(Lirik Nasyid Kemuliaan al-Qur’an by In Team)

Lantunan Nasyid di atas yang suka saya dengar di handphone saya mengajak saya untuk menuliskan sesuatu mengenai Al Qur’an.

Bismillah….

Dikisahkan, dari Abu Umamah r.a. berkata, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam, menganjurkan kami untuk mempelajari Al-Qur’an . Setelah itu ,Beliau memberitahu kelebihan Al-Qur’an .Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

”Pelajarilah Al-Qur’an! Diakhirat nanti ,dia akan datang kepada para ahlinya ,yang saat itu orang sangat memerlukannya”
Al-Qur’an akan datang dalam bentuk terindah dan bertanya,”Kenalkah kamu kepadaku?”. Orang yang suka membaca Al-Qur’an akan menjawab,”siapakah kamu?” Kata Al-Qur’an ,”Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung .Aku jugalah yang membuatmu bangun di waktu malam untuk membacaku . Aku juga yang kamu baca di waktu siang..”
Kata orang yang membaca Al-Qur’an ,”Adakah kamu Al-Qur’an ?”. Lalu Al-Qur’an mengakui dan menuntun orang yang membacanya menghadap Allah Subhanahu Wata ‘ala. Kemudian orang itu diberi kerajaan ditangan kanan dan diletakan mahkota di atas kepalanya..

Orang tuanya yang muslim juga diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda sehingga keduanya bertanya ,”Dari manakah kami memperoleh semua ini ,padahal amal kami tidak sampai?” Lalu dijawab ,”Kamu diberi semua ini karena anak kamu telah mempelajari Al-Qur’an .” (saya kutip dari 1001 kisah)

Subhanallah.. Saudaraku, betapa mulianya al Qur’an ini.. Biasakanlah setiap diri dari kita untuk mempelajari Al-Qur’an..

Al-Qur’an merupakan mu’jizat dan karunia terbesar yang Allah berikan kepada ummat Islam melalui perantara Rasul tercinta, sebaik-baik makhluk ciptaan-Nya, Muhammad Shallahu ‘alaihi wassalam..
Cintailah dan rengkuhlah Al-Qur’an, niscaya Al-Qur’an pun akan mencintai dan merengkuhmu dengan kemuliaannya.. Masya Allah..

Rasulullah Shallahu ‘alaihi Wassalam bersabda dalam sebuah hadits qudsi :

“Man qoro-a harfan min kitabii, falahu hasanatun. Wal hasanatu bi’asyri amtsaaliha. Laa aquuluu Alif Laam Miim harfun, walaakin Alifun harfun, wa laamun harfun wa miimun harfun”

Artinya: “Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitabKu (Al-Qur’an) maka baginya kebaikan. Dan setiap kebaikan itu akan dilipatgandakan dengan 10 kali lipatnya. Aku tidak mengatakan bahwa Alif Laam Miim itu satu huruf. Akan tetapi Alif itu satu huruf, Laam itu satu huruf dan Miim itu satu huruf ..”

Dari hadits di atas dapatlah diketahui bahwasannya Allah Subhanahu Wa ta’ala menjanjikan akan memberikan balasan kebaikan kepada para pembaca Al-Qur’an. Bahkan setiap kebaikan akan dilipatgandakan menjadi 10 x lipat. Masya Allah. Bayangkan, berapa banyak Allah akan memberikan kebaikan pada setiap ayat demi ayat yang kita baca dari Al-Qur’an, surat demi surat yang kita baca.. Ya Latif……

Di dalam sebuah hadits yang lain, Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam pun bersabda:

“Walladziina yaqrouunal qur’an wa huwa maahirun, ma’asy syafarotil kiroomil baroroh. Walladziina yatata’ta’a fiihi, falahuu ajroon”

Artinya: “Dan orang-orang yang senantiasa membaca Al-Qur’an dan dia mahir (tartil) maka tempatnya adalah bersama Asy Syafarotil Kiroomil Baroroh. Sedangkan bagi yang membaca Al-Qur’an dan dia terbata-bata (tidak tartil) dalam bacaannya, maka baginya kebaikan..”

Para ulama mengartikan Asy Syafarotil Kiroomil Baroroh sebagai para malaikat yang mulia yang berada di sekeliling Arsy Allah. Dan orang-orang yang gemar membaca Al-Qur’an maka disamakan kedudukannya bersama para malaikat yang mulia tadi… Subhanallah…

Bagi mereka yang masih terbata-bata membaca Al-Qur’an maka 2 pahala kebaikan untuknya..

Pertama pahala karena ada kemauannya untuk membaca Al -Qur’an,
dan kedua pahala kebaikan untuk kesungguhannya yang tidak menyerah dan berupaya terus menerus belajar membaca Al -Qur’an..

Saudaraku, itu baru kemuliaan yang dijanjikan Allah kepada para hambaNya yang gemar membaca, mencintai Al-Qur’an apatah lagi bagi mereka yang menghafalkannya..

Tentunya kebaikan yang diperoleh akan lebih besar lagi..

Coba simak hadits berikut ini:

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Penghapal Al-Quran akan datang pada hari kiamat, kemudian al-Quran akan berkata: Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia, kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan), Al-Quran kembali meminta: Wahai Tuhanku tambahkanlah, maka orang itu dipakaikan jubah kemuliaan. Kemudian Al-Quran memohon lagi: Wahai Tuhanku, ridhailah dia, maka Allah Subhanahu wata ‘ala meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu: bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga), dan Allah Subhanahu wata ‘ala menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan ni`mat dan kebaikan” (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadits hasan (2916), Ibnu Khuzaimah, al hakim, ia menilainya hadits sahih, serta disetujui oleh Adz Dzahabi (1/553).

Balasan dari Allah Subhanahu wa ta’ala di akhirat tidak hanya bagi para penghapal dan ahli Al-Qur’an saja, namun cahayanya juga menyentuh kepada kedua orang tuanya dan ia dapat memberikan sebagian cahaya itu kepadanya dengan berkah al-Qur’an. Subhanallah….

Coba simaklah hadits dibawah ini:

Dari Buraidah ia berkata: Rasulullah Shallahu ‘alahi wassalam bersabda:

“Siapa yang membaca Al-Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari Kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia, keduanya bertanya: mengapa kami dipakaikan jubah ini: dijawab: “karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari al- Qur’an”. (Hadits diriwayatkan oleh Al Hakim dan ia menilainya sahih berdasarkan syarat Muslim (1/568), dan disetujui oleh Adz Dzahabi. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnadnya (21872) dan Ad-Darimi dalam Sunannya (3257).

Masya Allah….

Saudaraku…
Orang tua kita pun akan mendapatkan kemuliaan dan berkah dari al Qur’an disebabkan kedua orang tua mengarahkan anaknya sejak dini untuk mempelajari Al-Qur’an beserta isi kandungan yang terdapat di dalamnya.

Betapa banyak kemuliaan dari Al-Qur’an ini bagi yang membaca yang mendengarkan yang mengajarkan yang mengamalkan semuanya Allah berikan kebaikan.. Subhanallah..

Saudaraku…

Jangan biarkan rumah-rumah kita bagaikan kuburan karena tidak ada satupun penghuni yang membacakan Al-Qur’an di dalam rumah tersebut. Janganlah menjadikan Al-Qur’an hanya sebagai hiasan di dalam rumah-rumah kita..
Bacalah Al-Qur’an, bacalah dan engkau akan merasakan betapa nikmatnya berdekat-dekatan dengan Al-Qur’an. .
Hatimu akan tenang lantaran berkah yang ada pada Qur’an. Masya Allah..

Jadikanlah Al-Qur’an itu surat cintamu saudaraku yang dirahmati Allah.

Surat cinta yang begitu mesra dari Sang Pencipta.
Surat cinta yang memberikan bimbingan kebaikan kepada setiap para pembacanya. Kepada setiap ahli Qur’an.

Jangan malu untuk mempelajari al-Qur’an.

Jangan minder ketika lidah ini masih kelu dan terbata-bata untuk melantunkan ayat-ayat Qur’an,
belajarlah mulai dari sekarang,
Ibda bi nafsika (mulai dari diri kita sendiri). Ajak segenap anggota keluarga kita untuk mempelajari Al-Qur’an.
Alangkah bahagianya orang-orang yang digerakkan hatinya oleh Allah untuk merutinkan bacaan dan memahami KitabNya.

“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Alquran dan mengajarkannya kepada orang lain” (HR. Bukhari )

Saudaraku, jangan malas untuk membaca al-Qur’an, Kelak dihari kiamat nanti, al Qur’an akan menjadi Syafa’at kepada para pembacanya..

Marilah setiap diri mulai detik ini kita pelajari al-Qur’an , membacanya, menghafalkannya dan mengajarkan kepada sesama. Mudah-mudahan kita memperoleh barokah..Insya Allah..

~~Wallahu a’lam bishawab~~

Sumber: Catatanku, Ummu Latifah.tertanggal 9 Sya’ban 1431 H, 11:06 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: